Para
guru kecamatan Pogalan menginginkan pada pertemuan rutin bulan Pebruari diadakan
microteaching terkait pembelajaran mendalam dan insersi KBC dengan ragam main.
Maka pada tanggal 10 Pebruari 2026 diadakan pertemuan rutin KKG-RA, KK-RA dan
IGRA untuk melaksankan microteaching. Mengapa perlu microteaching?
Padahal banyak yang berasumsi pembelajaran ditingkat PAUD adalah perintis
pelaksanaan kurikulum merdeka yang mengedepankan diferensiasi. Namun hasil
visitasi asesor menyatakan masih banyak jenjang Paud yang dijajah LKS. Masih
rutin menggunakan LKS sebagai sarana pembelajaran terutama di wilayah Jawa
Timur bagian Barat. Temuan Bapak Ruslan Tohirin selaku asesor dan ketua
Pokjawasmad Jawa Timur perlu dibuktikan. Dan ternyata benar, kemudahan mengajar
menggunakan LKS telah mendarah daging dalam pembelajaran jenjang Paud. Meski
beberapa lembaga memiliki kesadaran untuk mengajar siswanya sesuai usianya,
belajar dengan bermain yang menyenangkan.
Sebagai
guru model Bu Ifa dan Bu Ima menyiapkan perencanaan pembelajaran mendalam untuk
satu hari. Perencanaan saya kirim ke asesor untuk dicek kebenaran. Asesor
pertama memberikan masukan:
1. Modul
diganti dengan perencanaan pembelajaran mendalam
2. Harus
disesuaikan antara kegiatan di identifikasi peserta didik (aspek gaya belajar
murid) dengan kerangka pembelajaran terutama praktik pedagogis. Jika
diidentifikasi menuliskan proyek, berarti di praktik pedagogis guru menggunakan
model PjBL (Project Base Learning)
3. Lintas
disiplin ilmu sekarang bukan menjadi indikator
minimal di inspirasi Rencana Pembelajaran Mendalam dari Kemendikbud jadi tidak
ditulis tidak apa-apa.
Sedangkan
asesor kedua memberikan masukan yang cukup mendalam terkait RPM sebagai
berikut:
Saat menyimak video, setelahnya
diajak menyebut berbagai jenis kendaraan darat dan mengenalkan Bahasa Arabnya. Pra
literasi sebaiknya untuk pembanding bukan jenis kendaraan darat yang berbeda
dalam 1 hari, misal sub topik mobil focus mobil saja, mobil penumpang ada
sedan, ada elf, bus, dengan berbagai bentuk dan merk mobil barang, ada mobil
pick up, truck, tronton, towing, dll. Silakan di kupas tuntas dengan konsep 5w
dan 1 H.
Cara menanamkan berkesadaran (Mindful). Cara menanamkan prinsip pembelajaran mendalam berkesadaran dengan memberikan dukungan berupa kalimat pemantik. Seperti, siapa yang membuat kendaraan siapa? Yang menciptakan manusia siapa? Berarti sekarang sedang mengenal buatan manusia dan ciptaan Alloh. Ketika mengenal ciptaan Alloh mengucap apa? Alhamdulillah, Allah telah menciptakan makhluk hidup yang luar biasa. (Guru bisa menggunakan konsep 5W 1H) Seperti: bagaimana bentuk mobil? Apa warna mobil? Dimana mobil berjalan, kenapa mobil bisa berjalan? Coba kalian sebutkan berbagai jenis mobil dan manfaat mobil yang kalian ketahui!
Cara
menanamkan prinsip pembelajaran bermakna (Meanful) dengan kalimat pemantik seperti:
sekarang,
mana mobilmu? Mobil apa yang kalian sukai, untuk fungsi mobilmu? Untuk
penumpang, untuk angkutan barang, untuk di pelajari, untuk membantu ajak teman
berangkat sekolah boleh apa ndak? Bantu angkut barang mengantar barang donasi
bantuan ke daerah banjir boleh ga? Boleh…kan Arrohman Arrohim, maha penyayang
dan maha pengasih. kalua mau naik mobil pakai kaki kiri atau kanan? Berdoa apa
tidak? Bagaimana doa naik kendaraan?
Cara menanamkan prinsip pembelajaran menggembirakan (Joyful). Guru mengajak murid
bemain dalam lingkaran, menyiapkan media gambar kendaraan di darat. missal
mobil, memutar music/lagu tentang mobil lalu gambar di pegang bergantian sambil
menirukan lalu, saat music berhenti, guru menunjukkan gambar mobil dan angka,
lalu bertanya, ini angka berapa. Atau bertanya ininamanya mobil apa? Untuk media
gambar mobil dan nama mobil (literasi dan numerasi).
Untuk
penugasan kolase sebaiknya menggunakan bahan dari alam yang sudah tidak bisa di makan atau
di konsumsi, seperti daun kering, ranting, ampas, kulit telor, kulit buah yang
sudah di proses kebersihan dan keawetannya dengan di keringkan. Membangun tidak
harus menggunakan balok dan lego, bisa menggunakan barang bekas seperti kardus dan
lain-lain. Persiapkan lem, isolasi, dispenser isolasi, dan alat penunjang
lainnya. Murid boleh berkreasi membuat jalan tol dengan berkolaborasi dengan
temannya.
Setelah guru membimbing
siswa memahami dan mengaplikasikan, kegiatan berikutnya merefleksi. Dengan
mengajukan beberapa pertanyaan. Kenapa mobil bisa jalan? Karena ada sopir,
sopir/mengendara menyalakan apa? Mesin mobil, mesin mobil kenapa bisa bekerja?
Karena ada bahan bakarnya? Apa saja bahan bakar mobil? Ada pertalite, solar, dan
pertamax. Kalian pernah melihat pertalite dan solar, itu benda padat atau cair?
Kalau kerangka mobil? Itu pada tapa cair? Yang cair apa? Cipratan air, yang
padat apa? Nah murid mengenal zat cair dan padat, sebaiknya guru membawa contoh
bahan bakar tersebut. Atau menunjukkan dengan video.
Lalu
di refleksi guru juga menanyakan yang namanya bahan bakar itu meresap?Bbetul
apa betul? Kalau mobil meresap apa ndak? Berati bahan bakar zat apa? Mobil zat apa? Pahami lalu di refleksi. Bahwa semua ciptaan
Alloh ada dan nyata serta bermanfaat.Guru menjelaskan cinta dengan mengamati mobilnya. Disitu ada warna
apa? Ada huruf apa/ ada angka berapa? Nah ada ilmunya ga? Guru menghubungkan ke ilmu. Dimana membeli
bahan bakar? Bawa apa kalau membeli bahan bakar? Itu namanya mobil apa? Sedan, Avanza,
bus dan lain-lain. Adalagi yang kalian tahu nama mobil yang lainnya? Nah
pilihkan produk karya anak bangsa, itu cinta produk Indonesia yang artinya
cinta tanah air.
Contoh-contoh
Mobil Karya Murid Bangsa: 1)Esemka: Lahir dari proyek SMK di Solo, diproduksi
oleh PT Solo Manufaktur Kreasi, fokus pada kendaraan niaga ringan seperti Bima
1.2 dan 1.3. 2)AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan): Kendaraan multifungsi
untuk pertanian dan pedesaan yang sudah diekspor, buatan PT Kreasi Mandiri
(KMB). 3)Tawon: Mobil pedesaan irit bahan bakar, diproduksi PT Super Grasindo
Jaya, menjadi alternatif angkutan pedesaan. 4)Kancil: Kendaraan niaga kecil
(Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah) yang diproduksi tahun 1999. 4)Selo &
Tucuxi: Mobil listrik konsep dengan desain modern, Selo mirip supercar,
sementara Tucuxi adalah mobil listrik perkotaan. 5)Maleo: Dirancang oleh B.J.
Habibie pada tahun 1996. 6)I2C (Indonesia International Concept Car): Mobil
listrik konsep dari PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) yang dipamerkan di
GIIAS 2025, menggabungkan desain global dengan sentuhan lokal.
Catatan
tentang pelaksanaan microteaching besok saya tuliskan untuk memperdalam deeplearning.



