Pukul
07.00 para pengurus IGRA Kabupaten Trenggalek mulai membungkus 500 paket sayur di
depan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek. 500 sayur tersebut akan dibagikan kepada warga yang melewati Kankemenag Trenggalek. Pengurus pimpinan daerah
IGRA (PD IGRA) dan pengurus pimpinan cabang (PC IGRA) bahu membahu membungkus
dan membagikan paket tersebut kepada warga yang melewati tempat tersebut. Penerima
mulai dari bapak tukang becak, ibu rumah tangga, pedagang, guru, karyawan. Baik
yang berkendara sepeda, becak, motor, maupun mobil. Asalkan mau berhenti kami
berikan dengan ikhlas dan penuh sopan santun. Dengan ucapan terimakasih telah
berkenan berhenti sejenak dari berkendara dan mengucapkan selamat melanjutkan
perjalanan. Hati-hati dijalan.
Pukul
09.00 pembagian sayur segar telah selesai. Maka para pengurus IGRA segera
melakukan tadarus Alquran. Kegiatan khotmil ini diawali dengan sambutan ketua pengurus
IGRA kabupaten yang menyampaikan bahwa setiap bulan Ramadhan IGRA Kabupaten
selalu melaksanakan kegiatan berbagi dan khotmil Quran. Kegiatan ini diambilkan
dana bantuan sosial dari kas IGRA Kabupaten. Sambutan selanjutnya oleh Ibu Ketua
Koordinator Pengawas RA yang menyampaikan apresiasi atas dilaksanakannya
kegiatan yang luar biasa tersebut. Beliau berharap para pendidik di Raudhatul
Athfal senantiasa gemar bersedekah terutama di bulan suci Ramadhan. Bersedekah
di bulan Ramadhan akan dilimpahkan pahalanya. Beliau juga menyampaikan beberapa
informasi terkini dari kantor kemenag Trenggalek.
Kegiatan
tawasul dipimpin oleh Ibu Siti Muyasaroh dengan harapan para tokoh pimpinan
IGRA dan para pendidik RA yang telah kembali kepada-Nya. Senantiasa diampuni dosa-donya
dan amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Kegiatan inti adalah siraman rohani
yang disampai oleh Ibu Hj. Nadhirotul Ulfa, M.Pd.I. Beliau menyampaikan ucapan
bangga pada IGRA Trenggalek yang inspiratif. Guru RA merupakan simbol keikhlasan.
Semoga tidak diciderai dengan prilaku yang kurang baik dari beberapa guru. Yang
senang update status atas kebijakan atasannya. Tetaplah menjadi pribadi yang
anggun, ikhlas terhadap beberapa kejadian beberapa hari yang lalu terkait
migrasi simpatika ke Emis maupun perubahan kebijakan terkait Bantuan
Operasional Penyelenggaraan (BOP) yang semula kena imbas efisiensi menjadi 50%.
Kini kebijkan BOP diupayakan menjadi 100%.
Ibu Ulfa juga menegaskan agar pendidik RA menjauhi prilaku yang nantinya merusak citra pendidik RA. Seperti trend menggangu suami orang lain, dan gaya hidup hedon yang menunjukkan gaya mencari kesenangan dan kepuasan tanpa batas dengan sosialitanya. Di akhir beliau memberikan pesan untuk tetap taat dan berbakti kepada suami. Menjadi Alquran sebagi penyembuh segala penyakit dengan menghafalkan, menandai, mengulang-ngulang surat Alquran yang istimewa. Untuk dijadikan pedoman hidup penyejuk jiwa. Misalnya dalam surat Ibrahim ayat 7 yang artinya: ‘ Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memberitahukan: Jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu; tetapi jika kamu mnegingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.’ Ayat ini mengajarkan pentingnya bersyukur atas nikmat Allah, dan dengan bersyukur kita akan menerima lebih banyak nikmat. Masih banyak ayat-ayat lain yang memberikan motivasi, petunjuk, obat bagi semua kita semua. Untuk itu perlu untuk diresapi sebagai pedoman hidup kita.
Demikian
kegiatan hari Sabtu kemarin, IGRA kabupaten tetap rutin berbagi meskipun dalam keadaan lapang maupun sempit ekonomi
(TPP belum masuk rekening guru selama 2 bulan). Sebagaimana tersirat dalam Alquran
surat Ali Imron Ayat 134 yang artinya:’(yaitu) orang yang berinfaq, baik di waktu lapang naupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat baik.’
Semoga
dengan khotmil Quran dan IGRA berbagi tersebut Allah melipatgandakan pahala, membuka pintu-pintu
rezeki, mengapus dosa para pendidik RA, menyembuhkan penyakit seluruh
keluarga kita dan tentunya melancarkan kegiatan kita ke depan. Aamiin Ya Allah.